Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

Pengumuman Kelulusan UN SMA 2014

Berikut ini kami sampaikan berita yang dilansir dari website Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Senin 19 Mei 2014, Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) tentang Pengumuman Kelulusan UN SMA 2014 pada Selasa, 20 Mei, besok. “Berdasarkan peraturan Nomor 0022/P/BSNP/XI/2013 tentang Prosedur Operasi Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Nasional SMP/MTs, SMP-LB, SMA/MA, SMA-LB, SMK/MA-Kejuruan, Serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket B/Wustha, Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2013/2014, Pengumuman Ujian Nasional (UN) untuk tingkat SMA/MA, SMA-LB, SMK/MA-Kejuruan, Serta Pendidikan Kesetaraan Program Paket C, dan Program Paket C Kejuruan Tahun Pelajaran 2013/2014 dilaksanakan pada 20 Mei 2014. Tidak ada perubahan jadwal, baik dimajukan maupun dimundurkan.” Sedangkan cara yang ditempuh untuk menyampaikan pengumuman kelulusan UN SMA 2014 , pihak sekolah dibebaskan untuk memilih cara pengumuman yang menurut sekolah paling efektif. Pengumumkan ha

Macam - macam Bentuk Negara

Bermacam-macam istilah yang dipakai oleh para ahli tentang bentuk negara namun secara umum bentuk-bentuk negara diklasifikasikan dalam dua bentuk pokok, kesatuan dan serikat. Negara kesatuan Negara yang merdeka serta berdaulat di mana di seluruh wilayah negara yang berkuasa hanyalah satu pemerintah pusat yang mengatur seluruh daerah disebut dengan negara kesatuan. Oleh karena itu, negara ini disebut bersusunan tunggal. Negara kesatuan dapat mengambil bentukbentuk berikut. Di mana kepada daerah diberikan kesempatan untuk mengatur serta mengurus rumah tangganya sendiri disebut negara kesatuan dengan sistem desentralisasi. Di mana segala sesuatu dalam negara langsung diatur serta diurus oleh pemerintah pusat, daerah tinggal melaksanakan, disebut negara kesatuan dengan sistem sentralisasi. Negara serikat/federasi Negara serikat ialah negara yang susunan negaranya jamak, terdiri dari negara-negara bagian. Urusan negara dibagi menjadi dua, yaitu yang secara terperinci (limitatif) diberikan

Elastisitas Permintaan dan Penawaran

Elastisitas adalah rasio kenaikan persentase perubahan dari satu variabel dengan kenaikan persentase perubahan variabel lainnya. Elastisitas Permintaan Elastisitas permintaan menghitung  perubahan relatif dalam jumlah unit barang yang dibeli sebagai akibat perubahan salah satu faktor yang memengaruhinya. Elastisitas permintaan yang dikaitkan dengan harga barang itu sendiri disebut elastisitas harga permintaan (price elasticity of demand). Adapun elastisitas permintaan yang dikaitkan dengan harga barang lain disebut elastisitas silang (cross elasticity) dan jika dikaitkan dengan pendapatan disebut elastisitas pendapatan (income elasticity). a. Elastisitas Harga Permintaan (Price Elasticity of Demand) Elastisitas harga permintaan (Ep) mengukur berapa persen permintaan terhadap suatu barang berubah jika harganya berubah sebesar satu persen. Angka elastisitas harga permintaan bernilai negatif, Ep = –2 memiliki arti, jika harga barang naik 1%, permintaan terhadap barang tersebut turun 2%.

Prinsip Eko-efisiensi

Prinsip eko-efisiensi adalah bahwa bahan dan energi yang tidak termanfaatkan dalam suatu sistem proses produksi akan terbuang menjadi limbah (padat,cair, dan gas) dan menyebabkan meningkatkannya social cost untuk proses lanjutannya, dengan meningkatkan efisiensi semakin banyak bahan dan energi yang termanfaatkan dalam proses produksi sehingga semakin sedikit yang terbuang.  Ditinjau dari aspek ekonomi, peningkatan efisiensi akan mengurangi bahan baku sebagai faktor produksi dan energi yang dibutuhkan, sehingga biaya produksi turun dan berpotensi untuk meningkatkan profit. Sedangkan dari aspek lingkungan hidup berarti makin sedikit bahan baku dan energi yang terbuang percuma, sehingga semakin sedikit limbah yang dihasilkan maka dampak terhadap lingkungan hidup dapat ditekan. Langkah-langkah yang dapat diambil dalam proses produksi suatu industri dalam menerapkan prinsip eko-efisiensi adalah sebagai berikut. Meminimalkan penggunaan bahan baku dan energi. Meminimalkan pelepasan limbah be