Rumus dan Contoh Soal Keliling dan Luas Trapesium dan Jajargenjang


◘◘◘◘◘◘◘ Keliling dan Luas Trapesium dan Jajargenjang ◘◘◘◘◘◘◘
Pada topik sebelumnya, kalian telah belajar tentang sifat-sifat segiempat. Tentu kalian masih mengingatnya. Pemahaman kalian pada topik tersebut akan sangat membantu kalian dalam memahami topik kali ini, yaitu keliling dan luas trapesium dan jajargenjang. Sebelum kalian memulainya, coba bayangkan dahulu bentuk kedua bangun tersebut.
  1
             ◘◘◘◘◘ Keliling dan Luas Jajargenjang ◘◘◘◘◘
◘◘ Keliling Jajargenjang ◘◘
Pernahkah sahabat Quipper pergi ke taman bermain?
Rumus dan Contoh Soal Keliling dan Luas Trapesium dan Jajargenjang
        Berbagai bentuk sarana permainan dapat sahabat Quipper temukan di sana. Ada yang berbentuk persegi, persegi panjang, segitiga, maupun yang lain. Nah, coba kalian perhatikan gambar taman bermain di atas. Kalian tentu dapat menyebutkan bentuk atap berwarna merah tersebut. Ya, bentuk itu kita kenal dengan nama jajargenjang. Jajargenjang merupakan salah satu bangun segiempat yang sisi-sisi berhadapannya sama panjang dan sejajar.
        Tahukah kalian bagaimana cara menghitung keliling jajargenjang? Agar kalian memahaminya, simak topik ini dengan saksama ya.
jajargenjang
        Gambar tersebut adalah jajargenjang yang dibentuk dari sekumpulan batang korek api. Jika kita menghitung banyaknya batang korek api yang dipakai, berarti sama halnya dengan kita menghitung keliling bangun tersebut. Jika kita anggap 1 batang korek api sebagai 1 satuan, maka keliling jajargenjang tersebut adalah 14 satuan.
        Agar lebih jelas, coba kalian perhatikan gambar berikut.
contoh soal jajargenjangBerdasarkan gambar di atas, diperoleh keliling jajargenjang adalah 4 satuan + 3 satuan + 4 satuan + 3 satuan = 14 satuan. Bentuk ini dapat kita sederhanakan menjadi:
K = 4 + 3 + 4 + 3
   = 4 + 4 + 3 + 3
   = (2 x 4) + (2 x 3)
   = 2 x (4 + 3)
Secara umum, keliling jajargenjang dapat kita tuliskan sebagai:
Keliling Jajargenjang = 2 x ( a + b)
dengan a dan b masing-masing adalah alas dan sisi miringnya.
Agar pemahaman kalian bertambah, perhatikan contoh berikut ini.
Contoh
Perhatikan gambar berikut.
contoh soal keliling jajargenjang
Keliling jajargenjang ABCD adalah ….
Penyelesaian:
Panjang AB adalah 5 cm. Berdasarkan sifat jajargenjang, diperoleh panjang AB = panjang DC = 5 cm. Panjang BC = panjang AD = 4 cm. Dengan demikian, diperoleh keliling jajargenjang adalah 2 x (5 + 4) = 18 cm.
◘◘ Luas Jajargenjang ◘◘
Nah, setelah kalian memahami cara menentukan keliling jajargenjang, mari kita belajar bersama tentang luas jajargenjang. Perhatikan gambar di bawah ini.
contoh soal luas jajargenjang
        Jika panjang a kita potong, kita akan mendapatkan bangun segitiga. Kemudian, jika potongan segitiga tersebut kita letakkan seperti pada gambar kedua, kita akan mendapatkan bangun persegipanjang. Jika kita anggap persegi kecil sebagai 1 satuan luas, maka jajargenjang tersebut memiliki 28 satuan luas atau 28 persegi kecil. Hal ini berarti bahwa luas jajargenjang sama dengan luas persegipanjang. Agar lebih jelas, perhatikan gambar berikut.
asal usul luas jajargenjang
        Kalian tentu sudah mengetahui bahwa luas persegipanjang adalah panjang kali lebar dan luas jajargenjang sama dengan luas persegipanjang. Berdasarkan informasi ini, dapat kita simpulkan bahwa luas jajargenjang adalah:
Luas Jajargenjang = alas x tinggi
Agar kalian lebih paham lagi, yuk perhatikan contoh berikut ini.
Contoh
Perhatikan gambar berikut.
asal usul jajargenjnag
Luas jajargenjang ABCD adalah ….
Penyelesaian:
Jajargenjang ABCD memiliki alas 5 cm dan tinggi 3 cm. Dengan demikian, diperoleh luas jajargenjang ABCD adalah 5 cm x 3 cm = 15 cm2 .
 2

                  ◘◘◘◘◘ Keliling dan Luas Trapesium ◘◘◘◘◘
◘◘ Keliling Trapesium ◘◘
Sahabat Quipper pasti pernah menggunakan markerMarker adalah alat yang digunakan untuk memberi tanda pada suatu teks. Salah satu contoh marker yang sering kita dijumpai adalah seperti berikut.
        Tutup marker tersebut berbentuk trapesium bukan? Sahabat Quipper pasti sudah mengenal apa itu trapesium. Trapesium adalah salah satu bangun segiempat yang memiliki sepasang sisi berhadapan yang sejajar.
        Tahukah kalian cara menghitung keliling trapesium? Agar kalian mengetahuinya, perhatikan gambar berikut ini.
        Gambar tersebut adalah trapesium yang dibentuk dari sekumpulan batang korek api. Jika kita menghitung banyaknya batang korek api yang dibutuhkan, berarti sama halnya dengan kita menghitung kelilingnya. Jika kita anggap 1 batang korek api sebagai 1 satuan, maka keliling trapesium tersebut adalah 17 satuan.
        Agar lebih jelas, coba kalian perhatikan gambar berikut.
contoh trapesium
        Berdasarkan gambar di atas, diperoleh keliling trapesium adalah 7 satuan + 3 satuan + 4 satuan + 3 satuan = 17 satuan. Dengan demikian, keliling trapesium secara umum dapat kita tuliskan sebagai:
Keliling Trapesium = jumlah semua sisinya
Contoh
Perhatikan gambar berikut.
contoh soal keliling trapesium
Keliling trapesium ABCD adalah ….
Penyelesaian:
Panjang AB adalah 6 cm, panjang BC adalah 2 cm, Panjang CD adalah 4 cm, dan panjang DA adalah 3 cm. Keliling trapesium ABCD adalah 6 + 2 + 4 + 3 = 15 cm.
◘◘ Luas Trapesium ◘◘
Setelah kalian paham tentang cara menentukan keliling trapesium, mari kita belajar bersama cara menentukan luas trapesium. Agar kalian lebih mudah memahaminya, coba perhatikan gambar di bawah ini.
contoh soal luas trapesium
        Jika kita anggap a sebagai sisi alas, b sisi atas, dan h tinggi trapesium, maka penggabungan dua buah trapesium akan menghasilkan sebuah jajargenjang dengan panjang alas (a + b) dan tinggi h. Kalian sudah mengetahui bahwa luas jajargenjang sama dengan luas persegipanjang. Hal ini berarti:
Luas 2 trapesium = luas 1 jajargenjang
Luas 2 trapesium = luas 1 persegipanjang
Luas 1 trapesium = 1/2 × luas 1 persegipanjang
Luas 1 trapesium = 1/2 × panjang × lebar
Luas 1 trapesium = 1.2 × (a + b) × h.
Jadi, luas trapesium adalah:
Luas Trapesium = 1/2 × (a + b) × h
Contoh
Perhatikan gambar berikut.
contoh soal trapesium
Luas trapesium ABCD adalah ….
Penyelesaian:
Trapesium ABCD memiliki sisi alas 5 cm, sisi atas 3 cm, dan tinggi 2 cm. Dengan demikian diperoleh luas trapesium ABCD adalah 1/2 x (5 + 3) x 2 = 1/2 x 8 x 2 = 8 cm2 .
Kalian tentu telah memahami dengan baik topik ini. Agar pemahaman kalian bertambah, yuk kerjakan latihan soal-soal yang ada.

Postingan populer dari blog ini

Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS

Pengertian Perilaku Menyimpang Menurut Para Ahli

Sebab-sebab Terjadinya Perilaku Menyimpang atau Anti Sosial