Jenis - Jenis Segitiga dan Sifatnya


◮◮◮ SIFAT-SIFAT SEGITIGA ◮◮◮
Dalam kehidupan sehari-hari, kamu dapat menemukan berbagai macam bentuk ataupun bangun, mulai dari yang sederhana seperti segitiga, segiempat, lingkaran, sampai dengan bangun yang rumit. Pada topik ini, kamu akan mempelajari sifat dari salah satu bangun tersebut, yaitu segitiga. Yuk simak dengan saksama.
A. Mengenal Segitiga
Pythagoras mengajari muridnya menggambar sebuah bangun datar. Bangun itu memiliki tiga sisi dan tiga sudut. Pythagoras mengatakan bangun itu adalah segitiga.

Segitiga adalah bangun datar yang memiliki tiga sisi dan tiga sudut.
Sebuah segitiga biasa disingkat .
Coba kamu perhatikan bangun segitiga berikut
segitiga sembarang
Segitiga tersebut dinamai ∆ABC karena titik-titik sudutnya A, B, dan C, sedangkan sisi-sisinya AB, BC, dan AC. Panjang sisi-sisi tersebut adalah AB = 5 cm, BC = 6 cm, dan AC = 4 cm.
Berdasarkan panjang sisinya, segitiga terbagi atas tiga macam, yaitu sebagai berikut.

1. Segitiga Samasisi
Segitiga samasisi yaitu segitiga yang ketiga sisinya sama panjang.
Segitiga Samasisi
Sifat-sifatnya sebagai berikut.
a. Ketiga sisinya sama panjang.
b. Sudut-sudutnya sama besar, yaitu masing-masing 60°.
c. Mempunyai tiga sumbu simetri yang berpotongan tepat di satu titik.
d. Dapat ditempatkan pada bingkainya tepat dalam enam cara.

2. Segitiga Samakaki
Segitiga samakaki yaitu segitiga yang panjang dua sisinya sama.
Segitiga Samakaki
Sifat-sifatnya sebagai berikut.
a. Dua buah sisinya sama panjang.
b. Mempunyai dua buah sudut sama besar.
c. Mempunyai sebuah sumbu simetri.
d. Dapat ditempatkan pada bingkainya tepat dalam dua cara.

3. Segitiga Sebarang
Segitiga sebarang yaitu segitiga yang panjang ketiga sisinya berlainan.
Contoh:
Segitiga Sebarang
Sifat-sifatnya sebagai berikut.
a. Panjang ketiga sisinya berlainan.
b. Besar ketiga sudutnya tidak sama.
Berdasarkan besar sudutnya, segitiga terbagi atas tiga macam, yaitu sebagai berikut.

1. Segitiga Siku-Siku
Segitiga siku-siku yaitu segitiga yang salah satu sudutnya 90°.
Contoh:
Segitiga Siku-Siku
2. Segitiga Lancip
Segitiga lancip yaitu segitiga yang besar masing-masing sudutnya kurang dari 90°.
Contoh:
Segitiga Siku-Siku
3. Segitiga Tumpul
Segitiga tumpul yaitu segitiga yang salah satu sudutnya merupakan sudut tumpul, yaitu antara 90° dan 180°.
Contoh:
Segitiga Siku-Siku
B. Sudut-Sudut pada Segitiga
1. Jumlah Sudut pada Segitiga
Jumlah ketiga sudut dalam sebuah segitiga adalah 180°.
Pendapat ini awalnya dicetuskan oleh Blaise Pascal, seorang matematikawan asal Prancis.
Coba perhatikan segitiga berikut.
Jumlah Sudut pada Segitiga
A + B + C = 180°.
2. Sudut Dalam dan Sudut Luar Segitiga
Besar sudut luar yang berpelurus dengan salah satu sudut dalam suatu segitiga sama dengan jumlah sudut dalam lainnya.
Coba perhatikan segitiga berikut.
Sudut Dalam dan Sudut Luar Segitiga
Pada gambar tersebut, p, q, dan r merupakan sudut dalam segitiga, sedangkan s merupakan sudut luar segitiga. Kamu juga dapat mengamati bahwa r dan s saling berpelurus. Dengan demikian, p + q = s.
Contoh:
Coba tentukan nilai x pada gambar berikut.
Sudut Dalam dan Sudut Luar Segitiga
Penyelesaian:
Dengan menggunakan hubungan antara sudut dalam dan sudut luar segitiga, kamu dapatkan:
5x – 16° = (x – 4°) + 80°
5x – 16° = x + 76°
          4x = 92°
            x = 23°
Jadi, x = 23°.
Kamu pasti sudah memahami topik ini. Untuk menambah pemahamanmu, cobalah kerjakan latihan soal-soal yang ada.

Postingan populer dari blog ini

Cara Uji Validitas Metode Analisis Faktor (KMO) dengan SPSS

Pengertian Perilaku Menyimpang Menurut Para Ahli

Sebab-sebab Terjadinya Perilaku Menyimpang atau Anti Sosial