29 April 2013

Latex (Pengenalan)

Di internet sebenarnya sudah banyak penjelasan mengenai Latex, namun tidak ada salahnya saya menulis artikel tentang Latex, karena penjelasan saya tentu tidak persis sama dengan penjelasan-penjelasan yang sudah ada, karena pembahasan saya tentu dengan gaya bahasa saya sendiri. Saya menulis artikel tentang Latex ini di samping untuk pengunjung setia blog ini juga untuk keperluan diri saya sendiri. Karena bila pengetahuan yang kita punya diungkapkan dalam sebuah tulisan maka pemahaman kita terhadap pengetahuan itu akan beratambah kuat.

Di sebuah website kadang-kadang kita menuliskan rumus-rumus matematika, misal . Untuk dapat menuliskan rumus matematika tersebut diperlukan pengetahuan tentang Latex. Jadi secara sederhana pengertian Latex adalah kode-kode yang dapat menampilkan rumus-rumus matematika. Rumus tersebut sebenarnya berupa kode, yaitu { x }_{ 1,2 }=\frac { -b\pm \sqrt { { b }^{ 2 }-4ac }  }{ 2a }. Kode inilah yang disebut dengan Latex. Kode Latex tersebut tidak serta merta berubah jadi rumus seperti di atas. 

Supaya Kode Latex itu berubah menjadi rumus maka masih diperlukan tambahan kode lainnya. Penambahan kode tersebut tergantung dari platform website yang kita buat. Yang dimaksud dengan platform di sini adalah blogspot, wordpress.com, wordpress.org, dan lain sebagainya. 

Sebelum kita belajar lebih jauh dan teknis penulisan Latex, ada baiknya kita mengenal kode-kode Latex sederhana, seperti dibawah ini:
  1. \frac{a}{b} tampilannya adalah 
  2. \sqrt{a}  tampilannya 
  3. {a}^{3} tampilannya 
Saya tidak mengenalkan kode-kode Latex yang lainnya yang lebih rumit, karena kode Latex yang lebih rumit nantinya dapat kita buat dengan aplikasi khusus. Jadi kita tidak perlu lagi menghafal kode Latex yang rumit dan banyak. 

Di atas sudah saya jelaskan bahwa kode Latex itu bisa tampil berubah menjadi rumus maka perlu menambahkan kode khusus. Kode khusus itu umumnya kita letakkan di awal dan akhir. Berikut ini beberapa contoh kode yang perlu ditambahkan.
  1. Wordpress.com, tambahan kode diawal: [latex], diakhir: [/latex]
  2. Wordpress.org, tambahan kode di awal: [latex], di akhir: [/latex]
  3. Edmodo.com, tambahan kode di awal: [math], di akhir: [/math]
  4. Blogspot, tambahan kode di awal: <*img src="http://latex.codecogs.com/gif.latex? (tanpa *), diakhir: "/*> (tanpa *)
  5. phpBB, tambahan kode di awal:[tex], diakhir: [/tex]
  6. Schoology.com, tidak perlu menambahkan kode tambahan.
Misal untuk wordpress, misal kita menulis pecahan $\frac{a}{b}$. Kode Latex pecahan ini adalah \frac{a}{b}, maka kodenya menjadi [latex]\frac{a}{b}[/latex]. Nah bagi pengunjung blog ini yang mempunyai blog berplatform worpress, baik wordpress.com maupun wordpress.org (dengan hosting sendiri), silakan dicoba menuliskan kode  [latex]\frac{a}{b}[/latex] dan selanjutnya klik preview (pratampil) maka secara otomatis kode itu akan tertampil berupa pecahan $\frac{a}{b}$.
Demikian pembahasan pengenalan Latex. Untuk penulisan Latex yang lebih rumit akan dibahas pada posting berikutnya.



Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...